Selasa, 02 April 2013

Wawancara



Tema                           : Kegunaan biji jarak
Narasumbe                  : Dr. Sugeng Soedibjo

          Jarak merupakan tanaman yang sudah banyak diketahui oleh sebagian masyarakat Indonesia. Namun, hanya sebagian saja yang mengarti apa kegunaannya. Berikut wawancara saya terhadap seorang peneliti tanaman jarak.

Kartika            : Selamat pagi! Perkenalkan nama Kartika Agustina
Dokter             : Selamat pagi juga dik. Senang bisa bertemu dengan adik.
Kartika            : Begini dok, kedatangan saya kesini adalah untuk mewawancarai dokter tentang kegunaan      biji jarak. Apakah dokter ada waktu?
Dokter             : Oh tentu saja ada. Silakan dimulai.
Kartika            : Akhir minggu lalu saya membaca sebuah artikel di majalah yang menyebutkan bahwa dokter merupakan salah satu peneliti biji jarak. Sebenarnya apakah yang membuat dokter tertarik?
Dokter             : Sekarang ini penggunaan bahan bakar minyak yang berasal dari minyak bumi telah semakin mengalami pengikisan besar-besaran akibat penggunaan kendaran bermotor yang berlebihan. Selain itu, polusi yang disebabkan oleh sisa pembakaran kendaraan bermotor juga dapat mengakibatkan pemanasan global yang terjadi sekarang ini. Untuk mengatasi itu semua, saya ingin menjadikan minyak jarak sebagai pengganti bahan baker yang ada sekarang ini.
Kartika             : Apakah dokter meneliti sendirian?
Dokter              : Oh tentu tidak. Saya bersama Dr. Robert Manulung seorang ilmuwan dari Jepang.
Kartika            : Lalu apakah penelitian ini berhasil dok?
Dokter              : Ya benar sekali. Penelitian ini berbuah manispada 18 Februari 2005 kita berhasil menemukan minyak jarak alami tanpa campuran solar sedikitpun.
Kartika             : Dimana tepatnya anda melakukan penelitian ini dok?
Dokter             : Di Institut Teknologi Bandung (ITB)
Kartika            : Baiklah terimakasih atas informasinya dok. Semoga minyak jarak dapat menjadi bahan bakar yang tetap di Indonesia sehingga mengurang polusi udara dan mencegah terjadinya global warming.
Dokter             : Sama-sama adik. Saya senang dapat membagi ilmu saya.

          Dari wawancara diatas kita dapat mengetahui bahwa ada bahan bakar yang ramah lingkungan dan tidak menghabiskan kandungan minyak bumi. Semoga informasi di atas dapat bermanfaat bagi kita semua.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar